Jumat, 25 Mei 2012

Disk Chace

Pengertian Cache
Cache adalah memory berukuran kecil yang sifatnya temporary (sementara). Walaupun ukuran filenya sangat kecil, namun keceptannya sangat tinggi. Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan jauh lebih rendah.

Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan jauh lebih rendah. Penggunaan cache ditujukan untuk meminimalisir terjadinya bottleneck dalam aliran data antara processor dan RAM. Sedangkan dalam terminologi software, istilah ini merujuk pada tempat penyimpanan sementara untuk beberapa file yang sering diakses (biasanya diterapkan dalam network).Cache umumnya terbagi menjadi beberapa jenis, seperti L1 cache, L2 cache dan L3 cache.


Disk Cache

Sebuah disk cache adalah bagian dari memori utama atau memori pada boarddisk controller yang menjembatani disk dan CPU. Ketika disk dibaca, sebuah blok lebih besar data akan disalin ke dalam cache daripada yang segera diperlukan. Jika setelah membaca menemukan data yang telah tersimpan dalam cache, tidak perlu mengambilnya dari disk, yang lebih lambat untuk mengakses.


Disk cache bisa merujuk ke:
- Disk buffer, jumlah kecil memori buffer hadir pada hard drive.
- Cache Page, cache halaman disk disimpan oleh sistem operasi, disimpan dalam memori utama yang
   tidak terpakai.
- Umum application-level caching data yang disimpan pada disk.
- ReadyBoost, cache disk non-volatile yang tersimpan pada perangkat memori flash, di Windows
  Vista.

Gambar Disk Cache




1 komentar:

Posting Komentar